Halo semuanya, pada artikel ini promocctv.com akan membahas resolusi kamera CCTV dan DVR. Ingin tahu selengkapnya seperti apa? Simak ulasannya melalui artikel di bawah ini.

Jika Anda ingin melakukan pembelian CCTV untuk keperluan meningkatkan keamanan pada suatu tempat seperti sekolah, rumah, masjid, bengkel, ataupun lainnya, maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum membeli CCTV, di antaranya adalah sebagai berikut :
Pertama, Anda harus menentukan terlebih dahulu berapa jumlah CCTV yang memang diperlukan untuk memantau area penting disuatu tempat baik di dalam ruangan ataupun luar ruangan. Misalkan untuk area rumah Anda bisa menentukan area penting seperti depan rumah, ruang utama, dan satu ruang penting lainnya. Berarti CCTV yang dibutuhkan 3 kamera. Kalau misal sekolah yaitu yang harus dipasangi CCTV adalah area parkir, kantin, lorong kelas, dan lainnya.
Selanjutnya Anda juga harus memperhatikan apakah kualitas gambar atau rekaman yang dihasilkan oleh kamera CCTV benar-benar bagus atau biasa saja. Jika memang ingin yang gambarnya bagus dan jernih, maka Anda memerlukan kamera CCTV dengan resolusi yang tinggi.
Berikutnya yang Anda harus perhatikan juga sebelum membeli CCTV adalah apa saja fitur tambahan yang memang Anda inginkan. Apakah fitur zooming, koneksi dengan smartphone, infrared, dan lain sebagainya.
Salah satu yang harus diperhatikan pada poin di atas yaitu kualitas gambar yang dihasilkan. Nah, ini sangat berkaitan erat dengan yang namanya resolusi kamera CCTV dan DVR.
Resolusi kamera yaitu kerapatan kualitas suatu gambar. Di mana resolusi sendiri menyatakan kualitas suatu produk kamera dalam menghasilkan gambar yang jernih. Maka, biasanya semakin tinggi resolusi kamera hasil gambarnyapun akan semakin bagus dan juga halus.
Satuan resolusi kamera CCTV adalah TVL. Di mana TVL sendiri yaitu resolusi yang diukur dengan garis TV biasanya digunakan untuk kamera analog standar. Saat hasil video rekamanan CCTV ditampilkan akan terlihat bagus di monitor. Jenisnya sendiri ada dua yaitu :
NTSC saat ini digunakan untuk negara Amerika Serikat dan juga Jepang. Sedangkan Eropa, Afrika, dan juga Asia lebih banyak menggunakan PAL. Saat ini, resolusi kamera CCTV umumnya adalah sebagai berikut :
Kamera dengan resolusi rendah: berkisar di bawah 350 TVL atau dalam rentang 320–350 TVL.
Artinya, kamera dalam kategori ini menghasilkan gambar dengan tingkat ketajaman atau detail yang cukup rendah. Cocok digunakan untuk pemantauan umum di area yang tidak membutuhkan identifikasi detail yang tinggi, seperti pemantauan gerakan di lorong atau area parkir tertutup.
Kamera dengan resolusi menengah: berkisar di angka 350–420 TVL atau bisa juga antara 350–450 TVL.
Kamera jenis ini memberikan kualitas gambar yang lebih baik dibandingkan kamera resolusi rendah, dengan tingkat kejernihan sedang. Kamera resolusi menengah cocok untuk pemantauan ruangan dalam rumah, toko kecil, atau area yang membutuhkan visualisasi objek dengan detail sedang.
Kamera dengan resolusi standar: berkisar di angka 450–520 TVL atau dalam kisaran 450–540 TVL.
Kamera dengan resolusi ini mampu menghasilkan gambar yang cukup tajam dan jelas, memungkinkan identifikasi objek atau wajah dengan lebih akurat. Umumnya digunakan untuk sistem keamanan yang memerlukan detail visual yang lebih baik, seperti di area pintu masuk, kasir, atau tempat dengan lalu lintas manusia tinggi.
Urutan kerja kamera nantinya seperti berikut :
Nah, inilah yang menjadi sebab kenapa resolusi video hasil rekaman mengikuti resolusi DVR yang sering juga disebut dengan resolusi digital. Resolusi asli dari kamera CCTV yaitu TV bisa langsung dilihat jika disambungkan ke monitor.
Selanjutnya kita akan mempelajari mengenai resolusi dari komponen DVR. Di atas kita sudah sebutkan kalau hasil video akan diubah ke format digital, di mana satuannya pada komputer biasa disebut dengan pixel.
Nah, pada DVR sendiri ada 3 jenis resolusi yaitu :
Kemudian resolusi pada kamera CCTV digital atau sering disebut sebagai IP Camera dan juga NVR. Yatiu memiliki resolusi sampai dengan 5MP. Maka gambar yang dihasilkan pula lebih tajam, detail, dan jernih. Kenapa begitu? Karena kamera CCTV digital tidak lagi membutuhkan proses konversi.
Berikut adalah jenis-jenis resolusi format digital :
Bagaimana sampai di sini Anda sudah memahami mengenai resolusi kamera CCTV dan DVR? Baik pada kamera CCTV analog dan juga digital atau yang sering disebut sebagai IP camera.
Dengan memahami resolusi kamera CCTV dan DVR maka penulis yakin sekarang Anda bisa memilih CCTV yang sesuai dengan kebutuhan. Namun, jika Anda masih bingung akan resolusi kamera CCTV dan DVR yang dibutuhkan berapa atau yang mana, Anda bisa langsung konsultasikan dengan kami di whatsapp yang tertera pada area website ini.
Selain itu kami juga melayani pemasangan CCTV untuk area :
Temukan Jasa CCTV di kota Anda :
Jadi, tunggu apalagi konsultasikan pemasangan CCTV Anda dengan kami.