Di tengah tren penggunaan sistem keamanan berbasis internet, kamera CCTV seperti V380 Pro menjadi pilihan yang semakin populer di rumah maupun tempat usaha. Kamera ini tidak hanya praktis dan mudah dipasang, tetapi juga terhubung langsung dengan smartphone untuk akses pengawasan real-time. Namun, muncul satu pertanyaan yang sering dicari oleh pengguna: berapa watt CCTV V380 Pro sebenarnya?
Mengetahui kebutuhan daya dari kamera CCTV sangat penting, terutama jika Anda berencana memasangnya dalam jumlah banyak atau ingin menghitung total konsumsi listrik bulanan. Artikel ini akan mengupas secara tuntas konsumsi daya kamera V380 Pro, model-modelnya, serta faktor-faktor yang memengaruhinya.
Sebelum menjawab lebih spesifik tentang penggunaan watt-nya, kita perlu mengenal lebih dekat model-model yang termasuk dalam seri V380 Pro. Karena kebutuhan daya tiap model bisa berbeda.
Salah satu varian paling dikenal dari V380 Pro adalah kamera model bohlam. Bentuknya menyerupai lampu dan dipasang langsung di fitting E27 seperti bola lampu biasa. Karena desainnya yang minimalis dan multifungsi, model ini sering digunakan di rumah untuk area pintu masuk atau ruang tamu.
Konsumsi daya untuk model ini tergolong rendah. Kamera V380 Pro bohlam rata-rata hanya menggunakan sekitar 3 watt daya listrik. Angka ini sudah termasuk untuk operasional kamera serta LED bawaan yang digunakan sebagai penerangan atau indikator.
Selain model bohlam, V380 Pro juga tersedia dalam bentuk kamera IP biasa. Model ini lebih bervariasi dan bisa memiliki fitur tambahan seperti motorik untuk pengaturan sudut pandang, kemampuan night vision, audio dua arah, dan lain sebagainya.
Kebutuhan daya pada model ini bisa sedikit lebih besar. Rata-rata konsumsi listriknya berkisar antara 4 hingga 10 watt, tergantung konfigurasi dan spesifikasi teknisnya.
Untuk memahami posisi V380 Pro dalam konteks umum kamera CCTV, mari kita lihat rata-rata konsumsi daya dari berbagai jenis kamera pengawas.
Dengan begitu, kamera V380 Pro termasuk dalam kategori hemat energi, terutama jika dibandingkan dengan sistem CCTV profesional berskala besar.
Meskipun spesifikasi dasar memberi gambaran umum, konsumsi daya aktual bisa dipengaruhi oleh beberapa elemen berikut:
Kamera dengan resolusi tinggi seperti Full HD atau bahkan 2K tentu memerlukan daya pemrosesan yang lebih besar dibandingkan resolusi standar. Ini bisa berdampak pada daya listrik yang dibutuhkan secara terus-menerus.
Fitur penglihatan malam (infrared atau LED IR) memerlukan energi tambahan untuk menyalakan lampu inframerah saat kondisi cahaya minim. Kamera yang sering aktif di malam hari akan cenderung menggunakan daya lebih besar.
Kamera V380 Pro umumnya terkoneksi melalui Wi-Fi. Modul Wi-Fi ini terus aktif sepanjang waktu agar kamera dapat terhubung dengan aplikasi. Aktivitas transmisi data yang konstan akan sedikit menambah konsumsi daya.
Fitur seperti audio dua arah (mic dan speaker), motor penggerak (untuk kamera PTZ), hingga slot microSD juga memiliki kontribusi terhadap daya yang digunakan. Meskipun tidak besar, bila dikombinasikan bisa menambah konsumsi keseluruhan.
Salah satu hal yang sering membingungkan pengguna adalah perbedaan antara V380 dan V380 Pro. Secara teknis, V380 Pro merupakan versi lanjutan dari aplikasi V380. Keduanya digunakan untuk mengelola dan melihat tampilan kamera dari ponsel secara langsung.
Namun, aplikasi ini tidak mempengaruhi konsumsi daya kamera secara langsung, melainkan hanya menjadi jembatan antara perangkat dan pengguna.
Meskipun konsumsi dayanya tergolong kecil, tetap ada beberapa cara untuk memastikan penggunaannya tetap efisien dan tidak boros.
Anda bisa menggunakan saklar pintar untuk mengatur kapan kamera menyala dan mati, terutama jika digunakan di area yang tidak butuh pengawasan 24 jam.
Jika tidak membutuhkan fungsi audio atau night vision, Anda bisa menonaktifkannya melalui aplikasi untuk mengurangi beban kerja kamera.
Pastikan pasokan listrik stabil untuk menghindari kerusakan akibat tegangan yang tidak konsisten. Ini juga menjaga agar kamera bekerja dalam performa optimal.
Poin tambahan yang sering tidak diperhitungkan adalah jumlah kamera yang terpasang. Satu unit kamera V380 Pro mungkin hanya mengonsumsi 3 hingga 5 watt, tetapi bila Anda memasang 6 kamera sekaligus, maka totalnya bisa mencapai 30 watt lebih. Ini penting dipertimbangkan terutama jika Anda menggunakan panel surya, UPS, atau genset sebagai sumber daya alternatif.
Kami memahami bahwa kebutuhan keamanan memerlukan penanganan profesional dan terpercaya di setiap wilayah. Tim teknisi kami siap melayani pemasangan CCTV dengan kualitas terbaik di berbagai kota besar di Indonesia.
Temukan Jasa CCTV di kota Anda dan dapatkan penawaran terbaik dari layanan kami:
Hubungi kami sekarang untuk konsultasi pemasangan CCTV dan pastikan keamanan properti Anda terjamin!
Jadi, berapa watt CCTV V380 Pro? Jawabannya tergantung pada model dan fitur yang digunakan. Untuk model bohlam, konsumsi dayanya sekitar 3 watt. Sementara model lain dengan fitur tambahan bisa mencapai 10–15 watt, tergantung kebutuhan. Dibandingkan dengan sistem CCTV profesional lainnya, V380 Pro tetap menjadi pilihan hemat daya yang ideal untuk penggunaan rumahan dan skala kecil.
Memahami kebutuhan daya bukan hanya soal angka, tetapi bagian penting dari perencanaan sistem keamanan yang efisien dan tahan lama. Dengan memperhitungkan faktor teknis serta jumlah unit kamera, Anda dapat menyiapkan sistem CCTV yang tidak hanya andal tapi juga hemat listrik.